Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Pengendalian Terhadap Kadar HBA1C pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Made Surabaya
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pemahaman terhadap diabetes sangat penting untuk mendorong pandangan positif dalam meningkatkan kemampuan pasien untuk mengontrol sikap positif seperti merawat diri, pengobatan teratur untuk menghindari komplikasi diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Salah satu cara memperlambat progresifitas penyakit DMT2 adalah dengan cara menjaga stabilitas glukosa darah dengan menjalankan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan pengetahuan dan sikap pengendalian terhadap kadar HbA1c pada penderita DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Made Surabaya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional dan menggunakan metode uji eksak Fisher. Jumlah responden yaitu 32 dipilih melalui random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan pengetahuan terhadap kadar HbA1c (p=0,476) dan untuk hubungan sikap terhadap kadar HbA1c (p=0,625). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kadar HbA1c.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Almousa, A.Y., Hakami, O.A., Qutob, R.A., Alghamdi, A.H., Alaryni, A.A., Alammari, Y.M., Al Harbi, K.M., Alyousef, M.A., Amlih, M.F., Althnayan, M.A. dan Almutairy, M.B. (2023) ‘Knowledge, attitude, and practice toward diabetes mellitus and their association with socioeconomic status among patients with type 2 diabetes mellitus in Saudi Arabia’, Cureus, 15(5), e39641 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.7759/cureus.39641
Bestari, I.L. (2020) ‘Characteristics of patients with type 2 diabetes mellitus at Surabaya Haji General Hospital’, The Indonesian Journal of Public Health, 15(3), pp. 286–294 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.20473/ijph.v15i3.2020.286-294
Dinas Kesehatan Kota Surabaya (2023) Profil Kesehatan Kota Surabaya Tahun 2023. Surabaya: Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
Ernawati, U., Wihastuti, T.A. dan Utami, Y.W. (2021) ‘Effectiveness of diabetes self-management education (DSME) in type 2 diabetes mellitus (T2DM) patients: Systematic literature review’, Journal of Public Health Research, 10(2), 2240 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2240
Galaviz, K.I., Narayan, K.M.V., Lobelo, F. dan Weber, M.B. (2018) ‘Lifestyle and the prevention of type 2 diabetes: A status report’, American Journal of Lifestyle Medicine, 12(1), pp. 4–20 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.1177/1559827615619159
Gustomi, M.P. (2006) Hubungan pengetahuan dan sikap pasien diabetes mellitus tentang penatalaksanaan diabetes mellitus dengan usaha pengendalian kadar glukosa di ruang interna RSU Dr. Soetomo. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga [online]. Tersedia pada: https://repository.unair.ac.id/123039/
Habu, M., Okada, H., Hamaguchi, M., Kurogi, K., Murata, H., Ito, M. dan Fukui, M. (2023) ‘Association between occupation type and development of type 2 diabetes: A population-based Panasonic cohort study 3’, Frontiers in Public Health, 11, 1103275 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1103275
Harahap, E.T. (2019) Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga pasien diabetes melitus dengan pencegahan hiperglikemia di RSUD Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan tahun 2019. Tesis magister. Institut Kesehatan Helvetia [online]. Tersedia pada: https://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2662/
Kautzky-Willer, A., Harreiter, J. dan Pacini, G. (2016) ‘Sex and gender differences in risk, pathophysiology and complications of type 2 diabetes mellitus’, Endocrine Reviews, 37(3), pp. 278–316 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.1210/er.2015-1137
Kistianita, A.N., Yunus, M. dan Gayatri, R.W. (2018) ‘Analisis faktor risiko diabetes mellitus tipe 2 pada usia produktif dengan pendekatan WHO Stepwise Step 1 (core/inti) di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang’, Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 3(1), pp. 85–108 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.17977/um044v3i1p85-108
Masruroh, E. (2018) ‘Hubungan umur dan status gizi dengan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe II’, Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), pp. 153–163 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.32831/jik.v6i2.172
Mentari, I.N., Halid, I., Sukmana, D.J., Salleh, M.N. dan Ebuen, B.U. (2022) ‘Correlation of healthy living behavior with HbA1c value and increasing creatinine levels in diabetes melitus’, dalam Proceedings of the First International Conference on Medical Technology (ICoMTech 2021). Atlantis Press, pp. 138–148 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.2991/978-94-6463-018-3_18
Nababan, M., Wahyuni, C.U. dan Siregar, F.A. (2023) ‘Factors associated with type 2 diabetes mellitus at Adam Malik General Hospital, Medan, Indonesia’, Jurnal Berkala Epidemiologi, 11(2), pp. 189–197 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.20473/jbe.v11i22023.189-197
Patimah, I., Widadi, S.Y. dan Riyadi, M.A. (2021) ‘Associations diabetes knowledge and glycemic control among diabetes mellitus patients in Garut District, Indonesia’, South Asian Research Journal of Nursing and Healthcare, 3(1), pp. 1–4 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.36346/sarjnhc.2021.v03i01.001
Rahayu, K.B., Saraswati, L.D. dan Setyawan, H. (2018) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 (studi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang)’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), pp. 19–28 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.14710/jkm.v6i2.20782
Safitri, A.Z., Fajariyah, R.N. dan Astutik, E. (2021) ‘Risk factors of diabetes mellitus in urban communities in Indonesia (IFLS 5)’, Jurnal Berkala Epidemiologi, 9(2), pp. 184–191 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.20473/jbe.v9i22021.184-191
Sunny, A., Mateti, U.V., Kellarai, A., Shetty, S., Rafikahmed, S.R., Sirimalla, S. dan Madhusoodanan, A. (2021) ‘Knowledge, attitude, and practice on insulin administration among diabetic patients and their caregivers – Cross-sectional study’, Clinical Epidemiology and Global Health, 12, 100860 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.1016/j.cegh.2021.100860
Thabit, R.A.S., Aldubaei, H.T., Al-Qobaty, G.G., Alaghbari, D.G., Al-Moflahi, S.F., Othman, M.Y., Al-Shaibany, E.B. dan Al-Hashedi, S.A. (2020) ‘Knowledge of diabetic patients type2 toward diabetes and diet and its relationship with HbA1c levels’, North American Academic Research, 3(7), pp. 17–32 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.5281/zenodo.3926921
Vadila, A., Izhar, M.D. dan Nasution, H.S. (2021) ‘Faktor-faktor kejadian diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Putri Ayu’, Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(2), pp. 229–237 [online]. Tersedia pada: https://doi.org/10.32382/medkes.v16i2.2282

